Rabu, 19 Desember 2012

Peranan e-Auction Dalam Pelelangan Barang dan atau Jasa



E-Auction adalah layanan lelang electronic untuk penjualan (forward auction) dan pengadaan (reverse auction) barang antar perusahaan (Business to Business) berbasis web (internet).
Layanan e-Auction merupakan bagian dari layanan e-procurement, dapat diakses melalui situs www.jalintrade.com.

Layanan e-Auction mulai beroperasi pada akhir 2002. Secara bertahap modul-modul e-auction dilengkapi dengan modul-modul baru sesuai dengan perkembangan kebutuhan pasar. Modul lengkap e-procurement (dimana auction termsuk di dalamnya) sudah siap pada akhir 2004.


Penyelenggaraan suatu event e-Auction melibatkan :
Originator : Pembeli sekaligus sebagai penyelenggara Event Auction.
Bidder : Suplier yang diundang oleh Originator untuk mengikuti suatu event auction.

Originator membuat persiapan event auction dari terminal yang dimilikinya dengan akses melalui internet. Pada saat pelaksanaan event auction, suplier (Vendor) melalui terminal yang berada di lokasi remote atau di ruang khusus bidding. Setiap kegiatan yang sedang berlangsung dalam event e-auction tersebut dapat di monitor oleh Originator melalui terminal yang berada dalam ruang kontrol.

Standar Layanan
E-auction memiliki standar layanan sebagai berikut :
Mampu menangani forward maupun reverse Auction.
Mampu menangani 8 jenis auction (English, Yankee, Multi Variable Bidding, etc.) dengan variabel lelang beragam (price, delivery, warranty, etc ) sampai +/- 15 jenis variabel atau lebih yang ditentukan sendiri panitia lelang.
Mampu menerbitkan report event auction segera setelah event selesai dilaksanakan.
Mampu terhubung ke marketplace lainnya di dunia.
Web based.

BackgroundTeknologi
e-Auction menggunakan perangkat lunak berlisensi dari Commerce One (salah satu provider layanan e-procurement/auction terkemuka di dunia. Untuk mengakomodasi coverage layanan yang seluas mungkin dengan kemudahan akses, maka layanan e-Auction dibuat berbasiskan web.

Segmentation, Targetting, Positioning, Differentiation
Segmentasi :
Pelanggan e-Auction adalah perusahaan-perusahaan di Indonesia yang berminat untuk mereduksi biaya proses pengadaan barang dan jasanya.. Perusahaan dari berbagai sektor industri tersebut disegmentasikan dalam 3 (tiga) kelompok berdasarkan besarnya anggaran pengadaannya dalam satu tahun, yaitu :
Small : anggaran <= USD 10.000.000
Medium : USD 10.000.000 < anggaran <= USD50.000.000
Large : Anggaran >= USD 50.000.000
Targetting :
Berkaitan dengan program pemerintah untuk menerapkan budaya ‘good corporate governance’ di BUMN, maka target utama pelanggan e-Auction adalah BUMN-BUMN besar, seperti Telkom, Garuda, Jasa Marga dll. Targetkan berikutnya adalah perusahaan-perusahaan Minyak dan Gas dan juga institusi financial seperti Bank Indonesia, Bank BNI dll.
Positioning :
Layanan e-Auction diposisikan sebagai layanan dengan coverage nasional dan global yang dapat mengakomodasi berbagai macam jenis auction.
Differentiation :
Produk e-Auction mempunyai keunggulan yang membedakan layanannya dengan produk sejenis, yaitu selain dapat melakukan forward dan reverse auction juga didukung dengan 8 jenis auction (Yankee, English, English (No Ties), Open, Sealed, Dynamic Sealed, Dutch, Multi Variable Bidding). Jumlah variable yang dapat diakomodasi tidak terbatas (unlimited)

Sumber : http://mandorkawat2009.wordpress.com/2009/10/10/peranan-e-auction-dalam-pelelangan-barang-dan-atau-jasa/


Tidak ada komentar :

Posting Komentar