Kemajuan teknologi saat ini membuat kita harus berpikir lebih untuk memanfaatkan semua fasilitas yang telah disediakan dan atau menciptakan yang lebih baik dari yang telah ada. Pesatnya penggunaan internet saat ini dapat kita manfaatkan untuk lahan berbisnis yang subur, atau yang disebut dengan e-Commerce.
Masih banyak nya kendala-kendala yang muncul membuat orang terkadang kurang tertarik untuk berbelanja ataupun membeli melalui e-Commerce.
Beberapa kendalanya:
1.Kurangnya kepercayaan konsumen.
2.Pembayaran yang sulit dilakukan misalnya, menggunakan bank hanya senin- jumat (bagi yang tidak memiliki ATM), atau lokasi ATM yang jauh dari rumah.
3.Kesulitan memperoleh informasi tentang ongkos kirim.
Smart terdiri dari beberapa jenis :
1. Memory cards, jenis ini berfungsi untuk menyimpan data, tidak memiliki processor atau sistem keamanan yang canggih hanya memiliki perlindungan fisik.
2. Memory protected cards, jenis ini mempunyai sistem keamanan yang lebih canggih daripada memory cards, misalnya adanya password untuk mengakses smartcard.
3. Microprocessor cards, jenis ini memiliki processor sehingga dapat melakukan komputasi walaupun terbatas,misalnya mengorganisasikan file yang dilindungi password.
4. Java cards, jenis ini dilengkapi Java Virtual Machine sehingga dapat berbagai program dimasukkan kedalamnya.
5. Public key cards, jenis ini mendukung public key cryptography (kriptografi asimetris) jadi proses enkripsi/dekripsi dapat dilakukan secara internal dan dapat menyimpan key.
Penggunaan smartcard pada transaksi E-Commerce adalah sebagai berikut:
Pada saat pembeli melakukan tranksaksi di sebuah situs E-Commerce, ia akan menyerahkan kartu kreditnya kepada penjual(Virtual Point of Sale). Penyerahan kartu kredit tidak dilakukan secara fisik, tetapi melalui smartcard (Virtual/Physical Smart Card). Melalui smartcard pembeli akan mengirimkan informasi tentang kartu kredit yang dibutuhkan oleh penjual, lalu selanjutnya akan dilakukan otorisasi oleh bank (Virtual Acquirer/Payment Gateway) terhadap informasi yang diperoleh penjual, kemudian penjual akan mengirimkan jumlah tranksasi yang dilakukan pembeli kepada bank. Dan oleh pihak bank akan dikeluarkan tagihan bagi kartu kredit pembeli yang kemudian dibayarkan ke pihak penjual. Saat mengiriman informasi kartu kredit dengan smartcard kemanannya sudah terjamin, sebab smart card yang digunakan sudah memiliki Certification Authority (CA) atau pengabsahan digital tertentu, dimana CA ini nantinya akan memeriksa sertifikat digital dimana private key “direkatkan” yang gunanya untuk mendeskripsikan informasi kartu kredit yang dikirimkan pembeli.
Bahkan kini untuk mempermudah transaksi smart card untuk E-Commerce telah tersedia dalam bentuk software yaitu Virtual Smart Card. Dengan virtual smartcard, pembeli tidak perlu mengetikkan nomor kreditnya setiap kali melakukan transaksi, namun hanya tinggal menjalankan software ini, dengan menekan satu tombol tertentu saja.
Keunggulan smart card, antara lain:
kemudahan mengakses data, keamanan menyimpanan data, perlindungan data dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, serta fleksibilitas untuk dibawa dengan mudah dalam kegiatan sehari-hari.
Keterbatasan smartcard saat ini adalah dalam hal memori, tetapi tidak tertutup kemungkinan daya tampung memory smartcard akan bertambah besar nantinya, sehingga dapat menyimpan dan mengenkripsi data dalam jumlah yang lebih banyak.
Kelebihan smartcard, bagi masyarakat pengguna jasa E-Commerce (pembeli) dengan adanya smartcard sangat menolong saat melakukan transaksi sebab keamanan lebih terjamin. Sedangkan bagi penjual, teknologi smartcard akan meningkatkan tingkat kepercayaan konsumen terhadap situs E-Commerce yang dikelolanya.
Kekurangan smartcard, saat ini masih mahal dan digunakan oleh kalangan tertentu saja, sehingga teknologi ini masihbelum dikenal oleh masyarakat luas.
Contoh Smart Card :
Tampak Depan
Tampak Belakang
Sumber : /http://epolebusiness.wordpress.com/2008/06/04/smart-card-dalam-e-commerce/
http://www.creativesolutionsaward.com/csa2/index.php?o=view/scc__smart_card_e-commerce_
Blog ini ditujukkan untuk kamu yang mau belajar lebih banyak tentang E-BUSINESS .. Silahkan dibaca-baca postingan saya.. terima kasih
Senin, 07 Januari 2013
Fungsi dan Tujuan e-Procurement
Di tahun 2012 ini Pemerintah akan mengharuskan seluruh/sebagian pengadaan barang dan jasa diselenggarakan melalui E-Procurement seperti yang tertuang dalam PERPRES 54/2010 Pasal 131 Ayat (1), ini berlaku untuk Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Kementerian, maupun BUMN.
e-Procurement adalah suatu proses pengadaan barang dan jasa secara online melalui internet, proses ini akan menjadi transparan dan dapat mudah diawasi oleh masyarakat sehingga proses pengadaan barang dan jasa Pemerintah akan adil (fair).
Pemilihan penyedia barang dan jasa dengan menggunakan sistem e-Procurement diaplikasikan untuk mewujudkan tujuan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah yang efektif, efisien, transparan, adil atau tidak diskriminatif dan akuntabel.
Dari arti diatas maka Pengadaan Barang/Jasa milik Pemerintah akan diadakan melalui Electronik mulai dari pengumuman lelang, pendaftaran penyedia, pengiriman biodata perusahaan penyedia, penawaran dan pengumuman pemenang.
Dengan E-Procurement ini diharapkan akan menjadi suatu proses yang akan mempermudah kinerja Panitia, Penyedia maupun Masyarakat pada umumnya, dan meminimalkan Pengadaan Barang/Jasa yang tidak sehat seperti mengitimidasi Panita Pengadaan Barang/Jasa dan berkolusinya panitia dengan penyedia seperti yang sudah atau sering terjadi sebelumnya juga menghindarkan berkumpulnya peserta penyedia dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Fungsi e-Procurement
- Mewujudkan prinsip-prinsip pengadaan barang dan jasa secara lebih nyata
- Penawaran yang masuk lebih banyak
- Lebih aman (termasuk jaminan keamanan data)
- Mengurangi benturan dan hambatan fisik
Fungsi e-Procurement bagi Panitia :
1. Mendapatkan penawaran yang lebih banyak
2. Mempermudah proses administrasi
3. Mempermudah PPK/Panitia Pengadaan dalam mempertanggungjawabkan proses pengadaan
Fungsi e-Procurement Bagi Penyedia :
1. Menciptakan persaingan usaha yang sehat
2. Memperluas peluang usaha yang sehat
3. Membuka kesempatan pelaku usaha
4. Membuka kesempatan pelaku usaha mengikuti lelang
5. Mengurangi biaya transportasi untuk mengikuti lelang
Fungsi e-Procurement Bagi Masyarakat :
1. Memberi kesempatan masyarakat luas untuk mengetahui proses pengadaan.
Saya mengambil contoh pemerintah kota Denpasar melakukan E-procurement, Tujuan yang dicapai oleh Pemerintah Kota Denpasar dengan mengimplementasikan program E-Procurement :
• meningkatkan efektifitas dan efisiensi pengadaan barang/jasa pemerintah
• meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengadaan barang/jasa pemerintah
• memudahkan sourcing dalam memperoleh data dan informasi tentang barang/jasa dan penyedia barang/jasa
• menjamin proses pengadaan barang/jasa pemerintah berjalan lebih cepat dan akurat
• menjamin persamaan kesempatan, akses dan hak yang sama bagi para pihak pelaku pengadaan barang/jasa
• menciptakan situasi yang kondusif agar terjadi persaingan yang sehat antar penyedia barang/jasa
• menciptakan situasi yang kondusif bagi aparatur pemerintah dan menjamin terselenggaranya komunikasi online untuk mengurangi intensitas pertemuan langsung antara penyedia barang/jasa dengan panitia pengadaan dalam mendukung pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme
Sumber : http://www.detiknas.org/index.php/flagship/c/10/
http://eprocdenpasarkota.wordpress.com/tujuan-dan-manfaat-e-procurement/
tmm999.blogspot.com/2012/03/mengenal-e-procurement.html
e-Procurement adalah suatu proses pengadaan barang dan jasa secara online melalui internet, proses ini akan menjadi transparan dan dapat mudah diawasi oleh masyarakat sehingga proses pengadaan barang dan jasa Pemerintah akan adil (fair).
Pemilihan penyedia barang dan jasa dengan menggunakan sistem e-Procurement diaplikasikan untuk mewujudkan tujuan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah yang efektif, efisien, transparan, adil atau tidak diskriminatif dan akuntabel.
Dari arti diatas maka Pengadaan Barang/Jasa milik Pemerintah akan diadakan melalui Electronik mulai dari pengumuman lelang, pendaftaran penyedia, pengiriman biodata perusahaan penyedia, penawaran dan pengumuman pemenang.
Dengan E-Procurement ini diharapkan akan menjadi suatu proses yang akan mempermudah kinerja Panitia, Penyedia maupun Masyarakat pada umumnya, dan meminimalkan Pengadaan Barang/Jasa yang tidak sehat seperti mengitimidasi Panita Pengadaan Barang/Jasa dan berkolusinya panitia dengan penyedia seperti yang sudah atau sering terjadi sebelumnya juga menghindarkan berkumpulnya peserta penyedia dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Fungsi e-Procurement
- Mewujudkan prinsip-prinsip pengadaan barang dan jasa secara lebih nyata
- Penawaran yang masuk lebih banyak
- Lebih aman (termasuk jaminan keamanan data)
- Mengurangi benturan dan hambatan fisik
Fungsi e-Procurement bagi Panitia :
1. Mendapatkan penawaran yang lebih banyak
2. Mempermudah proses administrasi
3. Mempermudah PPK/Panitia Pengadaan dalam mempertanggungjawabkan proses pengadaan
Fungsi e-Procurement Bagi Penyedia :
1. Menciptakan persaingan usaha yang sehat
2. Memperluas peluang usaha yang sehat
3. Membuka kesempatan pelaku usaha
4. Membuka kesempatan pelaku usaha mengikuti lelang
5. Mengurangi biaya transportasi untuk mengikuti lelang
Fungsi e-Procurement Bagi Masyarakat :
1. Memberi kesempatan masyarakat luas untuk mengetahui proses pengadaan.
Saya mengambil contoh pemerintah kota Denpasar melakukan E-procurement, Tujuan yang dicapai oleh Pemerintah Kota Denpasar dengan mengimplementasikan program E-Procurement :
• meningkatkan efektifitas dan efisiensi pengadaan barang/jasa pemerintah
• meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengadaan barang/jasa pemerintah
• memudahkan sourcing dalam memperoleh data dan informasi tentang barang/jasa dan penyedia barang/jasa
• menjamin proses pengadaan barang/jasa pemerintah berjalan lebih cepat dan akurat
• menjamin persamaan kesempatan, akses dan hak yang sama bagi para pihak pelaku pengadaan barang/jasa
• menciptakan situasi yang kondusif agar terjadi persaingan yang sehat antar penyedia barang/jasa
• menciptakan situasi yang kondusif bagi aparatur pemerintah dan menjamin terselenggaranya komunikasi online untuk mengurangi intensitas pertemuan langsung antara penyedia barang/jasa dengan panitia pengadaan dalam mendukung pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme
Sumber : http://www.detiknas.org/index.php/flagship/c/10/
http://eprocdenpasarkota.wordpress.com/tujuan-dan-manfaat-e-procurement/
tmm999.blogspot.com/2012/03/mengenal-e-procurement.html
Jumat, 21 Desember 2012
E-mall
Elektronic Mall (E-Mall) adalah Pusat Pertokoan Elektronik yang menyediakan fasilitas mirip dengan mall di dunia nyata, pada mall eletronik ini ditampilkan produk-produk dari berbagai toko, dan jika pengunjung mall tersebut tertarik untuk membeli, pada mall elektronik ini juga disediakan berbagai fasilitas sampai termasuk transaksi. Pembayaran biasanya dilakukan dengan kartu kredit dan pengirimin barang melalui pos atau jasa kurir. Dengan kata lain, E-mall adalah web site yang menampilkan katalog elektronik maupun barang-barang lainnya dari beberapa pemasok, dan biaya komisi dari mereka untuk pendapatan penjualan dihasilkan di situs tersebut.
Kelebihan E-mall
Akses luas. Dengan terhubung lewat internet maka dapat mengkses semua barang yang diinginkan yang ditawarkan di internet tersebut serta waktu yang tidak terbatas. Karena pada waktu kapan pun asalkan kita terhubung dengan internet, kita bisa mengaksesnya tanpa ada batasan hari libur atau semacamnya
Hemat. Hemat meliputi hemat waktu, biaya, dan tenaga. Karena dengan E-mall kita sebagai konsumen akan mudah mendapatkan apa yang kita inginkan hanya dengan mengakses internet. Tanpa mencari lokasi toko kita bisa langsung memesan apa yang kita butuhkan.
Kekurangan E-mall
Tidak dapat mengetahui bentuk asli barang secara langsung. Karena yang ditampilkan berupa foto dan detail produk, maka kita tidak mengetahui bentuk asli barang tersebut seperti apa. Waktu pengiriman. Waktu pengiriman tidak selalu tepat waktu.
Keamanan. Karena biasanya pembayaran dilakukan dengan mentransfer sejumlah uang ke nomor rekening tertentu, hal ini bisa dimanfaatkan pihak yang bertanggung jawab untuk menyalahgunakan hal tersebut.
Terdapat 4 jenis e-mall :
1. General stores/malls
General stores/mall merupakan e-mall yang menyediakan berbagai jenis barang, mulai dari barang yang berbentuk misalnya buku, ataupun barang yang tidak berbentuk misalnya program atau software. Contoh dari jenis e-mall ini adalah amazon.com, choicemall.com, shop4.com. Berikut merupakan gambaran sederhana dari amazon.com
2. Specialized stores/malls
Specialized stores merupakan salah satu bentuk e-mall yang menjual suatu lini barang tertentu saja. Contoh dari e-mall ini adalah amazon.com, awalnya amazon.com memulai usahanya dengan hanya menjual buku saja, namun saat ini telah berkembang dan tidak hanya menjual buku saja tetapi sudah mampu menjual berbagai jenis barang. Di Indonesia juga terdapat jenis e-mall ini, contohnya adalah toko Gramedia, seperti kita ketahui Gramedia merupakan salah satu toko buku besar di Indonesia, saat ini Gramedia tidak hanya menjual buku mereka secara manual (melalui cabang-cabang toko) saja tetapi juga melalui media internet. Gramedia memiliki situs sendiri yang berfungsi sebagai e-mall sehingga konsumen dapat melihat buku apa saja yang dijual oleh gramedia, kemudian melakukan transaksi jual-beli. Berikut merupakan tampilan dari situs gramedia.com
3. Regional versus global stores
Regional
store merupakan toko yang hanya melayani suatu daerah tertentu saja,
contohnya adalahi e-grocers atau penjual furnitur, melayani customer
yang berada pada lingkungannya saja contoh lain misalnya parknshop.com
hanya melayani hongkong. Berbeda dengan regional strores, global strores
bersifat lebih global dalam perdagangannya dan jenisnya dapat berupa
General stores ataupun Specialized stores, contoh dari jenis global strores seperti amazan.com choicemall.com, shop4.com.
4. Pure online organizations versus click-and-mortar stores
Pure
online organizations merupakan jenis stores yang hanya focus pada
aktivitas online saja tanpa menggabungkannya dengan aktivitas offline
contoh dari store ini adalah softpedia.com yang merupakan situs yang
menjual bermcam-macam software, contoh lain adalah sciencedirect.com
yang merupakan situs yang menjual bermacam-macam jurnal secara online.
Clik
and mortar stores merupakan salah satu dari bentuk toko yang
menggabungkan antara system online dan offline. Contoh dari jenis toko
ini adalah wal-mart. Cara kerja toko ini sebagai berikut, konsumen dapat
memesan barang yang dibutuhkan melalui media online yaitu internet.
Kemudian konsumen mengambil barang tersebut langsung ke toko tersebut
ataupun dapat melalui system delivery order. Salah satu
keunggulan dari toko ini adalah konsumen dapat melihat barang-barang
yang dijual beserta harganya. Di Indonesia jenis toko ini diaplikasi
oleh toko buku gramedia.
Sumber :
http://puputchandra.wordpress.com/2009/03/19/e-mall/
http://irwan-prasetya.blogspot.com/2011/01/e-mall.html
Sumber :
http://puputchandra.wordpress.com/2009/03/19/e-mall/
http://irwan-prasetya.blogspot.com/2011/01/e-mall.html
Perkembangan e-commerce di Indonesia
Saat ini dengan semakin pesatnya
perkembangan teknologi dan internet di indonesia, telah memiliki dampak
yang besar terhadap perubahan bisnis. Yaitu mulai dari cara beriklan,
cara jual beli, cara berinteraksi antar manusia, dan sebagainya. Contoh
e-commerce di Indonesia yang sudah popular dan memiliki reputasi yang
baik adalah seperti www.bhineka.com, www.blibli.com, www.gramedia.com,
E-commerce adalah sebuah layanan internet yang dimanfaatkan untuk
jual-beli. Dengan ecommerce telah banyak merubah dalam proses jual-beli.
Jika dalam suatu jual-beli penjual dan pembeli bertemu, namun jika
dengan e-commerce mereka tidak perlu bertemu, mereka berinteraksi
dengan melalui internet maupun dengan komunikasi melalui telepon. Dalam
proses ini kepercayaanlah yang menjadi modal utama. Karena tanpa
kepercayaan kedua belah pihak, maka proses jual-beli e-commerce bisa
terjadi dan terlaksana. Namun dengan perkembangan yang semakin pesat,
maka banyak toko online / e-commerce bermunculan. Baik mereka dengan
memanfaatkan blog, social media, website. Dengan pesatnya ini membuat
semakin mudahnya dalam jual beli.
Dalam
perkembangannya saat ini dengan banyaknya bermunculan toko online.
Sehingga banyak yang memanfaatkan untuk mengambil keuntungan pribadi
dengan melakukan penipuan. Pada awal 2010-2011 banyak bermunculan toko
online palsu baik melalui website maupun jejaring sosial. Mereka
menjanjikan dengan harga yang jauh lebih murah dari harga normal. Dalam
prakteknya biasanya mereka meminta transfer 50% di awal. Dan berjanji
akan mengirimkan barangnya segera, akan tetapi esok harinya mereka
meminta pelunasan dengan alasan ada masalah di bea cukai ataupun
administrasi. Dan berjanji akan mengirimkannya secepatnya. Akan tetapi
setelah pelunasan terjadi oleh pihak pembeli. Maka si penjual langsung
menon aktifkan no ponsel yang dipakai untuk berhubungan dengan pembeli
tadi. Dengan melihat banyaknya kasus di atas maka seharusnya pihak
pemerintah melakukan regulasi atau aturan tentang toko online. Hal ini
bisa dengan pendaftaran atau pendataan toko online dengan aturan khusus.
Adapun tips untuk agar terhindar dari penipuan atau toko online palsu adalah :
- memastikan dengan mencari info tentang kebenaran web tersebut.
- melakukan testimony di forum maupun mailist tentang toko online tersebut.
- memastikan toko tersebut memiliki reputasi yang baik,termasuk dalam purna jual / garansi.
- jika toko tersebut memiliki fasilitas dari sebuah atau beberapa bank dalam pembayaran, misal klikpay dari bank BCA, atau pembayaran dengan kartu kredit. Maka bisa dipastikan toko tersebut benar dan memiliki reputasi yang baik juga.
Keuntungan dalam transaksi di toko online
adalah :
- Pembeli dengan mudah mendapatkan barang tanpa pergi ke toko, dan melakukan penawaran terhadap suatu barang, karena bisa dengan langsung melakukan penawaran harga terhadap suatu barang sebelum terjadi harga yang sesuai dengan kedua belah pihak.
- Pembeli dapat menghemat waktu dalam mendapatkan barang.
- Penjual tidak perlu menyewa sebuah space toko atau gerai yang berlokasi strategis untuk
memajang produk dan agar lebih laku produk kita dan memiliki banyak pelanggan.
- Penjual bisa memajang buka took selama 7 x 24 jam, karena tidak terbatas waktu, dan
bisa mendapatkan pelanggan dari mana saja.
- Pembeli dengan mudah mendapatkan barang tanpa pergi ke toko, dan melakukan penawaran terhadap suatu barang, karena bisa dengan langsung melakukan penawaran harga terhadap suatu barang sebelum terjadi harga yang sesuai dengan kedua belah pihak.
- Pembeli dapat menghemat waktu dalam mendapatkan barang.
- Penjual tidak perlu menyewa sebuah space toko atau gerai yang berlokasi strategis untuk
memajang produk dan agar lebih laku produk kita dan memiliki banyak pelanggan.
- Penjual bisa memajang buka took selama 7 x 24 jam, karena tidak terbatas waktu, dan
bisa mendapatkan pelanggan dari mana saja.
Kerugian dalam transaksi di took online adalah :
- Kesesuaian barang biasanya membuat pelanggan kecewa dengan produk yang telah dia
beli karena tidak sesuai dengan barang yang ada di dalam foto di website, hal ini karena
pembeli tidak bisa melihat kondisi barang secara langsung.
- Proses pengurusan garansi yang tidak jelas, dan kadang sulit.
- Kepercayaan menjadi modal utama dalam transaksi, akan tetapi saat ini terjadi krisis
kepercayaan di masyarakat Indonesia sendiri.
- Reputasi toko online yang buruk untuk wilayah Indonesia sendiri.
Sumber : Universitas Pasundan
BISNIS ONLINE (ONLINE SHOP)
Online shopping atau belanja online via internet, adalah suatu proses pembelian
barang atau jasa dari mereka yang menjual melalui internet. Sejak kehadiran internet,
para pedagang telah berusaha membuat toko online dan menjual produk kepada
mereka yang sering menjelajahi dunia maya (internet). Para pelanggan dapat
mengunjungi toko online (online store) dengan mudah dan nyaman, mereka dapat
melakukan transaksi di rumah, sambil duduk di kursi mereka yang nyaman di depan
computer.
Bisnis online adalah juga sama seperti kegiatan bisnis yang kita kenal sehari-hari.
Bedanya dalam bisnis online ini adalah segala kegiatan bisnis dilakukan secara online
dengan menggunakan media internet.
Bila saat ini teman-teman memiliki sesuatu yang dapat dibisniskan dalam kehidupan
sehari-hari, maka kemungkinan besar teman-teman dapat juga membuka bisnis
tersebut di dunia maya. Misalnya teman-teman memiliki usaha sablon kaos dan
selama ini kaos tersebut dipajang di outlet teman-teman di pinggir jalan, maka
kemungkinan besar teman-teman dapat mengembangkan usaha tersebut dengan
membuka toko kaos sablon di dunia maya. Bila demikian, maka teman sudah
menjalankan yang namanya “bisnis online”.
Pada dasarnya konsumen mereka dapat membeli barang apa saja dari toko
online. Berbagai produk tersedia, mulai dari buku, pakaian, alat rumah
tangga, mainan, perkakas, software dan bahkan asuransi. Itu pun hanya merupakan
sebagian kecil dari ribuan produk yang dapat dibeli oleh konsumen melalui internet.
Tujuan dan Manfaat Bisnis Online
A. Tujuan :
a. Mendapatkan penghasilan : Saat awal memulainya mungkin hanya
berniat menjadikan bisnis online sebagai sampingan. Tapi jika kita mau
mengembangkan usaha kita untuk lebih banyak variasi produk / barang
maka ketika mulai menikmati hasilnya yang melimpah, kita akan beralih
menjadikannya sebagai pekerjaan utama. Dan mungkin mengundurkan diri
dari pekerjaan offline kita.
b. Mendapatkan pengunjung : Besar pengunjung suatu situs web
berbanding lurus dengan uang yang anda dapatkan.
c. Membangun komunitas : Adanya perkumpulan atau komunitas produk
kita sangat penting. Karena dengan begitu, mereka ikut menjadi motor
penggerak kemajuan bisnis online kita. Semakin besar komunitas online
kita, otomatis semakin maju bisnis kita.
d. Berkomunikasi : Kita harus mampu memastikan tampilan dan isi web
kita dapat di mengerti dengan baik oleh customer.Begitu juga cara
bekomunikasi nya.
e. Mendapatkan Iklan : Kita juga bisa mendapatkan penghasilan dari
pengiklan.selain dari pembeli kita juga bisa mendapatkan hasil dari para
pengiklan.
B. Manfaat :
a. Menentukan suatu bisnis, dalam artian segala bisnis yang ada bisa di
kembangkan, asalkan tidak melanggar aturan-aturan yang telah di
tentukan. Karena bila hal itu dilanggar, bisa mengakibatkan bisnis yang
anda kelola di dampart oleh penyedia layanan akses internet.
b. Jaringan dalam mengirim dan menerima informasi sangat luas serta
dalam bertransaksi pun juga mudah.Kita bisa melakukan research di
berbagai kota,provinsi dan negara-negara yang ada.
c. Peluang kita untuk menjadi pembisnis online profesional pun bisa
terealisasikan.Kita bisa menciptakan usaha-usaha yang kita
miliki,membuka jasa,dan bahkan kita dapat membuat perusahaan bisnis
online sendiri.
Rabu, 19 Desember 2012
7 strategi taktis untuk sukses dalam E-Business
7 strategi taktis untuk sukses dalam e-Business :
1. Fokus. Produk-produk yang dijual di internet harus menjadi bagian yang fokus dari masing-masing manajer produk.
2. Banner berupa teks, karena respons yang diperoleh dari banner berupa teks jauh lebih tinggi dari banner berupa gambar.
3. Ciptakan 2 level afiliasi. Memiliki distributor penjualan utama dan agen penjualan kedua yang membantu penjualan produk/bisnis.
4. Manfaatkan kekuatan e-mail. E-mail adalah aktivitas pertama yang paling banyak digunakan di Internet, maka pemasaran dapat dilakukan melalui e-mail atas dasar persetujuan.
5. Menulis artikel. Kebanyakan penjualan adalah hasil dari proses edukasi atau sosialisasi, sehingga produk dapat dipasarkan melalui tulisan-tulisan yang informatif.
6. Lakukan e-Marketing. Sediakan sebagian waktu untuk pemasaran secara online.
7. Komunikasi instan. Terus mengikuti perkembangan dari calon pembeli atau pelanggan tetap untuk menjaga kepercayaan dengan cara komunikasi langsung.
Begitulah cara agar sukses dalam ber E-BUSINESS
Semoga bermanfaat.
Sumber : http://ronievidrock.blogspot.com/2012/03/7-strategi-taktis-untuk-sukses-dalam-e.html
1. Fokus. Produk-produk yang dijual di internet harus menjadi bagian yang fokus dari masing-masing manajer produk.
2. Banner berupa teks, karena respons yang diperoleh dari banner berupa teks jauh lebih tinggi dari banner berupa gambar.
3. Ciptakan 2 level afiliasi. Memiliki distributor penjualan utama dan agen penjualan kedua yang membantu penjualan produk/bisnis.
4. Manfaatkan kekuatan e-mail. E-mail adalah aktivitas pertama yang paling banyak digunakan di Internet, maka pemasaran dapat dilakukan melalui e-mail atas dasar persetujuan.
5. Menulis artikel. Kebanyakan penjualan adalah hasil dari proses edukasi atau sosialisasi, sehingga produk dapat dipasarkan melalui tulisan-tulisan yang informatif.
6. Lakukan e-Marketing. Sediakan sebagian waktu untuk pemasaran secara online.
7. Komunikasi instan. Terus mengikuti perkembangan dari calon pembeli atau pelanggan tetap untuk menjaga kepercayaan dengan cara komunikasi langsung.
Begitulah cara agar sukses dalam ber E-BUSINESS
Semoga bermanfaat.
Sumber : http://ronievidrock.blogspot.com/2012/03/7-strategi-taktis-untuk-sukses-dalam-e.html
Perbedaan B2B, B2C, B2E , B2G
B2B ( Bussines to Bussines )
B2B adalah transaksi secara elektronik antara entitas atau obyek bisnis yang satu ke obyek bisnis lainnya, dapat disimpulkan B2B adalah :
EDI - singkatan dari Electronic Data Interchange sebenarnya adalah sebuah metode pertukaran dokumen bisnis antar aplikasi komputer - antar perusahaan/instansi secara elektronis dengan menggunakan format standar yang telah disepakati.
B2C (Bussines to Consument )
adalah kegiatan E-businesses dalam pelayanan secara langsung kepada konsumen melalui barang atau jasa.
Dengan penjualan langsung di internet dan pemesanan dapat langsung dilakukan oleh konsumen karena biaya sudah tercantum. kelebihan dari B2c adalah sebagai berikut :
B2E adalah layanan yang disediakan sebuah perusahaan pada karyawannya untuk memudahkan urusan karyawan dengan perusahaan. Misalkan seorang karyawan yang ingin mengambil cuti, tidak perlu lagi menghadap bagian kepegawaian. Ia dapat mengakses situs resmi perusahaan dan mengajukan permohonan cuti tersebut. Atau seorang karyawan yang ingin mendapatkan tunjangan kesehatan karena dirawat di rumah sakit, cukup mengakses situs resmi perusahaan dan mengisi formulir secara online.
B2G (Business to Governance)
Sumber :
http://k-dew.blogspot.com/2010/01/pengertian-b2b-b2c-c2cb2b2cb2e-dalam.html
http://vebie.blogspot.com/2009/11/b2g-business-to-governance.html
www.sim.co.id
B2B adalah transaksi secara elektronik antara entitas atau obyek bisnis yang satu ke obyek bisnis lainnya, dapat disimpulkan B2B adalah :
- Disebut juga transaksi antar perusahaan
- Transaksinya menggunakan EDI dan email untuk pembelian barang dan jasa, informasi & konsultasi
- Digunakan untuk pengiriman dan permintaan proposal bisnis.
EDI - singkatan dari Electronic Data Interchange sebenarnya adalah sebuah metode pertukaran dokumen bisnis antar aplikasi komputer - antar perusahaan/instansi secara elektronis dengan menggunakan format standar yang telah disepakati.
B2C (Bussines to Consument )
adalah kegiatan E-businesses dalam pelayanan secara langsung kepada konsumen melalui barang atau jasa.
Dengan penjualan langsung di internet dan pemesanan dapat langsung dilakukan oleh konsumen karena biaya sudah tercantum. kelebihan dari B2c adalah sebagai berikut :
- Disebut dengan transaksi pasar
- Konsumen m’pelajari produk yang ditawarkan melalui publikasi
- Membeli dengan electronic cash & sistem secure payment
- Memintaagar barang dikirimkan
B2E adalah layanan yang disediakan sebuah perusahaan pada karyawannya untuk memudahkan urusan karyawan dengan perusahaan. Misalkan seorang karyawan yang ingin mengambil cuti, tidak perlu lagi menghadap bagian kepegawaian. Ia dapat mengakses situs resmi perusahaan dan mengajukan permohonan cuti tersebut. Atau seorang karyawan yang ingin mendapatkan tunjangan kesehatan karena dirawat di rumah sakit, cukup mengakses situs resmi perusahaan dan mengisi formulir secara online.
B2G (Business to Governance)
B2 Governance adalah pemakaian Aplikasi Internet pada
lingkungan pemerintahan yang dikenal dengan e-government.
kegagalan e-government di sejumlah negara yang disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu: ketidaksiapan sumber daya manusia, sarana dan prasarana teknologi informasi, serta kurangnya perhatian dari pihak-pihak yang terlibat langsung.
B2 Governance adalah penggunaan teknologi informasi dan telekomunikasi untuk administrasi pemerintahan yang efisien dan efektif, serta memberikan pelayanan yang transparan dan memuaskan kepada masyarakat. Semua organisasi pemerintahan akan terpengaruh oleh perkembangan e-government ini. E-government dapatlah digolongkan dalam empat tingkatan.
Tingkat pertama adalah pemerintah mempublikasikan informasi melalui website.
kegagalan e-government di sejumlah negara yang disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu: ketidaksiapan sumber daya manusia, sarana dan prasarana teknologi informasi, serta kurangnya perhatian dari pihak-pihak yang terlibat langsung.
B2 Governance adalah penggunaan teknologi informasi dan telekomunikasi untuk administrasi pemerintahan yang efisien dan efektif, serta memberikan pelayanan yang transparan dan memuaskan kepada masyarakat. Semua organisasi pemerintahan akan terpengaruh oleh perkembangan e-government ini. E-government dapatlah digolongkan dalam empat tingkatan.
Tingkat pertama adalah pemerintah mempublikasikan informasi melalui website.
Tingkat kedua adalah interaksi antara masyarakat dan kantor pemerintahan melaui e-mail.
Tingkat ketiga adalah masyarakat pengguna dapat melakukan transaksi dengan kantor pemerintahan
secara
timbal balik.
timbal balik.
Level terakhir adalah integrasi di seluruh kantor pemerintahan,
di mana masyarakat dapat melakukan transaksi dengan seluruh kantor pemerintahan
yang telah mempunyai pemakaian data base bersama.
Sumber :
http://k-dew.blogspot.com/2010/01/pengertian-b2b-b2c-c2cb2b2cb2e-dalam.html
http://vebie.blogspot.com/2009/11/b2g-business-to-governance.html
www.sim.co.id
Langganan:
Postingan
(
Atom
)







