Blog ini ditujukkan untuk kamu yang mau belajar lebih banyak tentang E-BUSINESS .. Silahkan dibaca-baca postingan saya.. terima kasih
Jumat, 21 Desember 2012
BISNIS ONLINE (ONLINE SHOP)
Online shopping atau belanja online via internet, adalah suatu proses pembelian
barang atau jasa dari mereka yang menjual melalui internet. Sejak kehadiran internet,
para pedagang telah berusaha membuat toko online dan menjual produk kepada
mereka yang sering menjelajahi dunia maya (internet). Para pelanggan dapat
mengunjungi toko online (online store) dengan mudah dan nyaman, mereka dapat
melakukan transaksi di rumah, sambil duduk di kursi mereka yang nyaman di depan
computer.
Bisnis online adalah juga sama seperti kegiatan bisnis yang kita kenal sehari-hari.
Bedanya dalam bisnis online ini adalah segala kegiatan bisnis dilakukan secara online
dengan menggunakan media internet.
Bila saat ini teman-teman memiliki sesuatu yang dapat dibisniskan dalam kehidupan
sehari-hari, maka kemungkinan besar teman-teman dapat juga membuka bisnis
tersebut di dunia maya. Misalnya teman-teman memiliki usaha sablon kaos dan
selama ini kaos tersebut dipajang di outlet teman-teman di pinggir jalan, maka
kemungkinan besar teman-teman dapat mengembangkan usaha tersebut dengan
membuka toko kaos sablon di dunia maya. Bila demikian, maka teman sudah
menjalankan yang namanya “bisnis online”.
Pada dasarnya konsumen mereka dapat membeli barang apa saja dari toko
online. Berbagai produk tersedia, mulai dari buku, pakaian, alat rumah
tangga, mainan, perkakas, software dan bahkan asuransi. Itu pun hanya merupakan
sebagian kecil dari ribuan produk yang dapat dibeli oleh konsumen melalui internet.
Tujuan dan Manfaat Bisnis Online
A. Tujuan :
a. Mendapatkan penghasilan : Saat awal memulainya mungkin hanya
berniat menjadikan bisnis online sebagai sampingan. Tapi jika kita mau
mengembangkan usaha kita untuk lebih banyak variasi produk / barang
maka ketika mulai menikmati hasilnya yang melimpah, kita akan beralih
menjadikannya sebagai pekerjaan utama. Dan mungkin mengundurkan diri
dari pekerjaan offline kita.
b. Mendapatkan pengunjung : Besar pengunjung suatu situs web
berbanding lurus dengan uang yang anda dapatkan.
c. Membangun komunitas : Adanya perkumpulan atau komunitas produk
kita sangat penting. Karena dengan begitu, mereka ikut menjadi motor
penggerak kemajuan bisnis online kita. Semakin besar komunitas online
kita, otomatis semakin maju bisnis kita.
d. Berkomunikasi : Kita harus mampu memastikan tampilan dan isi web
kita dapat di mengerti dengan baik oleh customer.Begitu juga cara
bekomunikasi nya.
e. Mendapatkan Iklan : Kita juga bisa mendapatkan penghasilan dari
pengiklan.selain dari pembeli kita juga bisa mendapatkan hasil dari para
pengiklan.
B. Manfaat :
a. Menentukan suatu bisnis, dalam artian segala bisnis yang ada bisa di
kembangkan, asalkan tidak melanggar aturan-aturan yang telah di
tentukan. Karena bila hal itu dilanggar, bisa mengakibatkan bisnis yang
anda kelola di dampart oleh penyedia layanan akses internet.
b. Jaringan dalam mengirim dan menerima informasi sangat luas serta
dalam bertransaksi pun juga mudah.Kita bisa melakukan research di
berbagai kota,provinsi dan negara-negara yang ada.
c. Peluang kita untuk menjadi pembisnis online profesional pun bisa
terealisasikan.Kita bisa menciptakan usaha-usaha yang kita
miliki,membuka jasa,dan bahkan kita dapat membuat perusahaan bisnis
online sendiri.
Rabu, 19 Desember 2012
7 strategi taktis untuk sukses dalam E-Business
7 strategi taktis untuk sukses dalam e-Business :
1. Fokus. Produk-produk yang dijual di internet harus menjadi bagian yang fokus dari masing-masing manajer produk.
2. Banner berupa teks, karena respons yang diperoleh dari banner berupa teks jauh lebih tinggi dari banner berupa gambar.
3. Ciptakan 2 level afiliasi. Memiliki distributor penjualan utama dan agen penjualan kedua yang membantu penjualan produk/bisnis.
4. Manfaatkan kekuatan e-mail. E-mail adalah aktivitas pertama yang paling banyak digunakan di Internet, maka pemasaran dapat dilakukan melalui e-mail atas dasar persetujuan.
5. Menulis artikel. Kebanyakan penjualan adalah hasil dari proses edukasi atau sosialisasi, sehingga produk dapat dipasarkan melalui tulisan-tulisan yang informatif.
6. Lakukan e-Marketing. Sediakan sebagian waktu untuk pemasaran secara online.
7. Komunikasi instan. Terus mengikuti perkembangan dari calon pembeli atau pelanggan tetap untuk menjaga kepercayaan dengan cara komunikasi langsung.
Begitulah cara agar sukses dalam ber E-BUSINESS
Semoga bermanfaat.
Sumber : http://ronievidrock.blogspot.com/2012/03/7-strategi-taktis-untuk-sukses-dalam-e.html
1. Fokus. Produk-produk yang dijual di internet harus menjadi bagian yang fokus dari masing-masing manajer produk.
2. Banner berupa teks, karena respons yang diperoleh dari banner berupa teks jauh lebih tinggi dari banner berupa gambar.
3. Ciptakan 2 level afiliasi. Memiliki distributor penjualan utama dan agen penjualan kedua yang membantu penjualan produk/bisnis.
4. Manfaatkan kekuatan e-mail. E-mail adalah aktivitas pertama yang paling banyak digunakan di Internet, maka pemasaran dapat dilakukan melalui e-mail atas dasar persetujuan.
5. Menulis artikel. Kebanyakan penjualan adalah hasil dari proses edukasi atau sosialisasi, sehingga produk dapat dipasarkan melalui tulisan-tulisan yang informatif.
6. Lakukan e-Marketing. Sediakan sebagian waktu untuk pemasaran secara online.
7. Komunikasi instan. Terus mengikuti perkembangan dari calon pembeli atau pelanggan tetap untuk menjaga kepercayaan dengan cara komunikasi langsung.
Begitulah cara agar sukses dalam ber E-BUSINESS
Semoga bermanfaat.
Sumber : http://ronievidrock.blogspot.com/2012/03/7-strategi-taktis-untuk-sukses-dalam-e.html
Perbedaan B2B, B2C, B2E , B2G
B2B ( Bussines to Bussines )
B2B adalah transaksi secara elektronik antara entitas atau obyek bisnis yang satu ke obyek bisnis lainnya, dapat disimpulkan B2B adalah :
EDI - singkatan dari Electronic Data Interchange sebenarnya adalah sebuah metode pertukaran dokumen bisnis antar aplikasi komputer - antar perusahaan/instansi secara elektronis dengan menggunakan format standar yang telah disepakati.
B2C (Bussines to Consument )
adalah kegiatan E-businesses dalam pelayanan secara langsung kepada konsumen melalui barang atau jasa.
Dengan penjualan langsung di internet dan pemesanan dapat langsung dilakukan oleh konsumen karena biaya sudah tercantum. kelebihan dari B2c adalah sebagai berikut :
B2E adalah layanan yang disediakan sebuah perusahaan pada karyawannya untuk memudahkan urusan karyawan dengan perusahaan. Misalkan seorang karyawan yang ingin mengambil cuti, tidak perlu lagi menghadap bagian kepegawaian. Ia dapat mengakses situs resmi perusahaan dan mengajukan permohonan cuti tersebut. Atau seorang karyawan yang ingin mendapatkan tunjangan kesehatan karena dirawat di rumah sakit, cukup mengakses situs resmi perusahaan dan mengisi formulir secara online.
B2G (Business to Governance)
Sumber :
http://k-dew.blogspot.com/2010/01/pengertian-b2b-b2c-c2cb2b2cb2e-dalam.html
http://vebie.blogspot.com/2009/11/b2g-business-to-governance.html
www.sim.co.id
B2B adalah transaksi secara elektronik antara entitas atau obyek bisnis yang satu ke obyek bisnis lainnya, dapat disimpulkan B2B adalah :
- Disebut juga transaksi antar perusahaan
- Transaksinya menggunakan EDI dan email untuk pembelian barang dan jasa, informasi & konsultasi
- Digunakan untuk pengiriman dan permintaan proposal bisnis.
EDI - singkatan dari Electronic Data Interchange sebenarnya adalah sebuah metode pertukaran dokumen bisnis antar aplikasi komputer - antar perusahaan/instansi secara elektronis dengan menggunakan format standar yang telah disepakati.
B2C (Bussines to Consument )
adalah kegiatan E-businesses dalam pelayanan secara langsung kepada konsumen melalui barang atau jasa.
Dengan penjualan langsung di internet dan pemesanan dapat langsung dilakukan oleh konsumen karena biaya sudah tercantum. kelebihan dari B2c adalah sebagai berikut :
- Disebut dengan transaksi pasar
- Konsumen m’pelajari produk yang ditawarkan melalui publikasi
- Membeli dengan electronic cash & sistem secure payment
- Memintaagar barang dikirimkan
B2E adalah layanan yang disediakan sebuah perusahaan pada karyawannya untuk memudahkan urusan karyawan dengan perusahaan. Misalkan seorang karyawan yang ingin mengambil cuti, tidak perlu lagi menghadap bagian kepegawaian. Ia dapat mengakses situs resmi perusahaan dan mengajukan permohonan cuti tersebut. Atau seorang karyawan yang ingin mendapatkan tunjangan kesehatan karena dirawat di rumah sakit, cukup mengakses situs resmi perusahaan dan mengisi formulir secara online.
B2G (Business to Governance)
B2 Governance adalah pemakaian Aplikasi Internet pada
lingkungan pemerintahan yang dikenal dengan e-government.
kegagalan e-government di sejumlah negara yang disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu: ketidaksiapan sumber daya manusia, sarana dan prasarana teknologi informasi, serta kurangnya perhatian dari pihak-pihak yang terlibat langsung.
B2 Governance adalah penggunaan teknologi informasi dan telekomunikasi untuk administrasi pemerintahan yang efisien dan efektif, serta memberikan pelayanan yang transparan dan memuaskan kepada masyarakat. Semua organisasi pemerintahan akan terpengaruh oleh perkembangan e-government ini. E-government dapatlah digolongkan dalam empat tingkatan.
Tingkat pertama adalah pemerintah mempublikasikan informasi melalui website.
kegagalan e-government di sejumlah negara yang disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu: ketidaksiapan sumber daya manusia, sarana dan prasarana teknologi informasi, serta kurangnya perhatian dari pihak-pihak yang terlibat langsung.
B2 Governance adalah penggunaan teknologi informasi dan telekomunikasi untuk administrasi pemerintahan yang efisien dan efektif, serta memberikan pelayanan yang transparan dan memuaskan kepada masyarakat. Semua organisasi pemerintahan akan terpengaruh oleh perkembangan e-government ini. E-government dapatlah digolongkan dalam empat tingkatan.
Tingkat pertama adalah pemerintah mempublikasikan informasi melalui website.
Tingkat kedua adalah interaksi antara masyarakat dan kantor pemerintahan melaui e-mail.
Tingkat ketiga adalah masyarakat pengguna dapat melakukan transaksi dengan kantor pemerintahan
secara
timbal balik.
timbal balik.
Level terakhir adalah integrasi di seluruh kantor pemerintahan,
di mana masyarakat dapat melakukan transaksi dengan seluruh kantor pemerintahan
yang telah mempunyai pemakaian data base bersama.
Sumber :
http://k-dew.blogspot.com/2010/01/pengertian-b2b-b2c-c2cb2b2cb2e-dalam.html
http://vebie.blogspot.com/2009/11/b2g-business-to-governance.html
www.sim.co.id
Sistem Keamanan e-Business
Secara
alami, sistem keamanan e-Business lebih beresiko dibandingkan bisnis
tradisional, oleh karena itu penting untuk melindungi sistem keamanan
e-Business dari resiko-resiko yang ada. Jumlah orang yang dapat
mengakses e-Business melalui internet jauh lebih besar dibanding yang
mengakses bisnis tradisional. Pelanggan, pemasok, karyawan, dan pengguna
lain banyak menggunakan sistem e-Business tertentu setiap hari dan
mengharapkan rahasia dari informasi mereka tetap aman. Hacker adalah
salah satu ancaman besar bagi keamanan e-Business. Beberapa hal yang
menjadi perhatian pada keamanan sistem e-Business adalah pribadi dan
rahasia, keabsahan data, dan integritas data. Beberapa metode untuk
melindungi keamanan e-Business dan menjaga informasi tetap aman adalah
menjaga keamanan fisik serta penyimpanan data, transmisi data, perangkat
lunak anti-virus, firewall, dan enkripsi.
Masalah Keamanan e-Business
Kerahasiaan dan Pribadi
Kerahasiaan adalah sejauh mana suatu bisnis menyediakan informasi pribadi yang tersedia untuk bisnis lain dan individu lain. Bisnis apapun harus menjaga kerahasiaan informasi agar tetap aman dan hanya dapat diakses oleh penerima yang dimaksud. Untuk menjaga informasi tetap aman dan terjaga, setiap catatan transaksi dan berkas lain perlu dilindungi dari akses yang tidak sah, serta memastikan transmisi data dan penyimpanan informasi yang aman. Cara enkripsi dan firewall adalah yang mengatur sistem ini.
Kerahasiaan adalah sejauh mana suatu bisnis menyediakan informasi pribadi yang tersedia untuk bisnis lain dan individu lain. Bisnis apapun harus menjaga kerahasiaan informasi agar tetap aman dan hanya dapat diakses oleh penerima yang dimaksud. Untuk menjaga informasi tetap aman dan terjaga, setiap catatan transaksi dan berkas lain perlu dilindungi dari akses yang tidak sah, serta memastikan transmisi data dan penyimpanan informasi yang aman. Cara enkripsi dan firewall adalah yang mengatur sistem ini.
Keabsahan Data
Transaksi e-Business memiliki tantangan yang lebih besar untuk membangun keabsahan karena data dari internet sangat mudah untuk diubah dan disalin. Kedua belah pihak yang terkait dalam e-Business sama-sama ingin memastikan keaslian masing-masing rekan, terutama jika salah satu pihak akan melakukan pemesanan dan transaksi pembayaran elektronik. Salah satu cara yang umum untuk memastikan hal ini adalah dengan membatasi akses ke jaringan Internet dengan menggunakan teknologi Virtual Private Network. Pembuktian keabsahan yang lebih rumit adalah dengan adanya kata kunci rahasia atau pin, kartu kredit, dan pengenalan suara. Sebagian besar transaksi e-Business diverifikasi dengan memeriksa kartu kredit dan nomor kartu kredit pembeli.
Integritas Data
Integritas data menjawab pertanyaan "Dapatkah informasi diubah atau dirusak dengan berbagai cara?". Hal ini mengarah pada jaminan kesamaan pesan yang diterima dengan pesan yang dikirim. Sebuah bisnis perlu merasa yakin bahwa data tidak diubah dalam perjalanan, baik sengaja atau karena kecelakaan. Untuk membantu integritas data, firewall melindungi data yang disimpan terhadap akses yang tidak sah, seraya menyimpan data cadangan yang mungkin berguna untuk pemulihan data.
Tanpa Penyangkalan
Hal ini berkaitan dengan adanya bukti dalam transaksi. Sebuah bisnis harus memiliki jaminan bahwa pihak yang menerima atau pembeli tidak dapat menyangkal bahwa transaksi telah terjadi, dan ini berarti memiliki bukti yang cukup untuk membuktikan transaksi. Salah satu cara untuk mengatasi penyangkalan ini adalah menggunakan tanda tangan digital. Sebuah tanda tangan digital tidak hanya memastikan bahwa pesan atau dokumen elektronik telah ditandatangani oleh seseorang, tapi karena tanda tangan digital hanya dapat dibuat oleh satu orang, juga menjamin bahwa orang ini tidak dapat menyangkal di kemudian waktu bahwa mereka memberikan tanda tangan mereka.
Kontrol Akses
Ketika suatu sumber data dan informasi elektronik hanya terbatas pada beberapa individu yang berwenang, pelaku bisnis dan pelanggannya harus memiliki jaminan bahwa tidak ada orang lain dapat mengakses informasi tersebut. Ada beberapa teknik untuk mengatur kontrol akses ini, yaitu firewall, hak akses, identifikasi pengguna dan teknik otentikasi (seperti password dan sertifikat digital), Virtual Private Network (VPN), dan banyak lagi.
Ketersediaan Layanan
Hal ini secara khusus berhubungan dengan penyediaan layanan dan informasi bagi pelanggan bisnis. Pesan harus disampaikan dalam cara yang dapat diandalkan dan tepat waktu, dan informasi harus dapat disimpan dan diambil sesuai kebutuhan. Karena ketersediaan layanan penting untuk semua website e-Business, langkah-langkah tertentu harus diambil untuk mencegah gangguan layanan oleh peristiwa-peristiwa seperti listrik padam dan kerusakan infrastruktur fisik. Contohnya, tersedianya data cadangan, sistem pemadaman api, sistem Uninterrupted Power Supply (UPS), perlindungan virus, serta memastikan bahwa ada kapasitas yang memadai untuk menangani kesibukan yang ditimbulkan oleh lalu lintas jaringan yang berat.
Keamanan Umum untuk Sistem e-Business
Berbagai bentuk keamanan ada untuk e-Business. Beberapa pedoman keamanan umum termasuk daerah di keamanan fisik, penyimpanan data, transmisi data, pengembangan aplikasi, dan sistem administrasi.
Keamanan Fisik
Meskipun e-Business dilakukan secara online, tetapi perlu ada langkah-langkah keamanan fisik yang diambil untuk melindungi bisnis secara keseluruhan, gedung tempat server dan komputer harus dilindungi dan memiliki akses terbatas pada karyawan dan orang lain. Misalnya, ruangan tersebut hanya memungkinkan pengguna yang berwenang untuk masuk, dan harus memastikan bahwa jendela, langit-langit, saluran udara yang besar, dan lantai bertingkat tidak mengizinkan akses mudah ke orang yang tidak sah. Lebih baik untuk menyimpan unit-unit penting di ruangan tertutup yang ber-AC. Berjaga-jaga terhadap lingkungan sama pentingnya dengan menjaga keamanan fisik dari pengguna yang tidak sah. Ruangan dapat melindungi peralatan terhadap banjir dengan menjaga semua peralatan tidak bersentuhan langsung dengan lantai. Selain itu, ruangan harus tersedia sistem pemadam api jika terjadi kebakaran. Organisasi harus memiliki rencana penanganan kebakaran jika muncul situasi yang seperti ini. Selain menjaga keamanan server dan komputer, keamanan fisik dari informasi yang bersifat rahasia juga penting. Informasi klien seperti nomor kartu kredit, cek, nomor telepon, dan juga termasuk semua informasi pribadi organisasi. Mengunci salinan fisik dan elektronik di laci atau lemari merupakan salah satu tambahan keamanan. Pintu dan jendela yang mengarah ke daerah ini juga harus aman terkunci. Karyawan yang mempunyai akses menggunakan informasi ini hanyalah sebagai bagian dari pekerjaan mereka.
Penyimpanan Data
Menyimpan data dengan cara yang aman adalah sangat penting untuk semua bisnis, tetapi terutama untuk e-Business di mana sebagian besar data yang disimpan secara elektronik. Data yang bersifat rahasia tidak boleh disimpan pada server e-Business, tapi sebaiknya dipindahkan ke komputer lain untuk disimpan. Jika perlu, mesin ini tidak boleh langsung terhubung ke internet, dan juga harus disimpan di tempat yang aman. Informasi tersebut harus disimpan dalam format yang terenkripsi. Setiap informasi yang sangat sensitif tidak boleh disimpan jika mungkin. Jika ada data yang tidak terlalu penting, simpanlah di beberapa mesin atau sistem yang tidak mudah diakses. Langkah-langkah keamanan tambahan harus diambil untuk melindungi informasi ini (seperti kunci pribadi) jika memungkinkan. Selain itu, informasi hanya harus disimpan untuk jangka waktu yang singkat, dan setelah tidak lagi diperlukan harus dihapus untuk mencegah jatuh ke tangan yang salah. Demikian pula, cadangan data dan salinan informasi harus disimpan yang aman dengan langkah-langkah keamanan yang sama seperti informasi yang asli. Setelah cadangan tidak lagi diperlukan, harus dihancurkan secara hati-hati dan menyeluruh.
Transmisi Data dan Pengembangan Aplikasi
Semua informasi penting yang akan dikirim harus dienkripsi. Pihak pebisnis dapat memilih untuk menolak klien yang tidak dapat menerima tingkat enkripsi. Informasi rahasia dan sensitif sebaiknya juga tidak pernah dikirim melalui e-mail. Jika itu harus, maka harus dienkripsi juga. Mentransfer dan menampilkan informasi yang aman harus dijaga seminimal mungkin. Hal ini dapat dilakukan dengan tidak menampilkan nomor kartu kredit secara penuh. Hanya beberapa nomor yang dapat ditampilkan, dan perubahan informasi ini dapat dilakukan tanpa menampilkan nomor lengkap. Hal ini juga harus memungkinkan pengguna untuk mengambil informasi secara online.
Sistem Administrasi
Keamanan pada sistem operasi dasar harus cepat ditingkatkan. Tambahan dan pembaharuan perangkat lunak harus diterapkan secara tepat waktu. Perubahan sistem konfigurasi semua harus disimpan dalam daftar berkas dan segera diperbarui. Sistem administrator harus terus mengawasi kegiatan yang mencurigakan dalam bisnis dengan memeriksa daftar berkas dan meneliti berulang-ulang kegagalan yang tercatat dalam berkas. Mereka juga bisa memantau sistem e-Business mereka dan mencari setiap celah di keamanan. Hal ini penting untuk menguji apakah rencana keamanan sudah tepat dan bisa benar-benar bekerja.
Solusi Keamanan
Ketika datang ke solusi keamanan, ada
beberapa tujuan utama yang harus dipenuhi. Tujuan ini adalah data
integritas, otentikasi kuat, dan privasi.
Sumber : http://carina-m--feb10.web.unair.ac.id/artikel_detail-39777-Education-ebusiness.html
Sumber : http://carina-m--feb10.web.unair.ac.id/artikel_detail-39777-Education-ebusiness.html
Peranan e-Auction Dalam Pelelangan Barang dan atau Jasa
E-Auction adalah layanan
lelang electronic untuk penjualan (forward auction) dan pengadaan (reverse
auction) barang antar perusahaan (Business to Business) berbasis web
(internet).
Layanan e-Auction merupakan bagian dari layanan e-procurement, dapat diakses
melalui situs www.jalintrade.com.
Layanan e-Auction mulai beroperasi pada akhir 2002. Secara bertahap modul-modul e-auction dilengkapi dengan modul-modul baru sesuai dengan perkembangan kebutuhan pasar. Modul lengkap e-procurement (dimana auction termsuk di dalamnya) sudah siap pada akhir 2004.
Penyelenggaraan suatu event e-Auction melibatkan :
Originator : Pembeli sekaligus sebagai penyelenggara Event Auction.
Bidder : Suplier yang diundang oleh Originator untuk mengikuti suatu event
auction.
Originator membuat persiapan event auction dari terminal yang dimilikinya dengan akses melalui internet. Pada saat pelaksanaan event auction, suplier (Vendor) melalui terminal yang berada di lokasi remote atau di ruang khusus bidding. Setiap kegiatan yang sedang berlangsung dalam event e-auction tersebut dapat di monitor oleh Originator melalui terminal yang berada dalam ruang kontrol.
Standar Layanan
E-auction memiliki standar layanan sebagai berikut :
Mampu menangani forward maupun reverse Auction.
Mampu menangani 8 jenis auction (English, Yankee, Multi Variable Bidding, etc.)
dengan variabel lelang beragam (price, delivery, warranty, etc ) sampai +/- 15 jenis
variabel atau lebih yang ditentukan sendiri panitia lelang.
Mampu menerbitkan report event auction segera setelah event selesai
dilaksanakan.
Mampu terhubung ke marketplace lainnya di dunia.
Web based.
BackgroundTeknologi
e-Auction menggunakan perangkat lunak berlisensi dari Commerce One (salah satu
provider layanan e-procurement/auction terkemuka di dunia. Untuk mengakomodasi
coverage layanan yang seluas mungkin dengan kemudahan akses, maka layanan
e-Auction dibuat berbasiskan web.
Segmentation,
Targetting, Positioning, Differentiation
Segmentasi :
Pelanggan e-Auction adalah perusahaan-perusahaan di Indonesia yang berminat
untuk mereduksi biaya proses pengadaan barang dan jasanya.. Perusahaan dari
berbagai sektor industri tersebut disegmentasikan dalam 3 (tiga) kelompok
berdasarkan besarnya anggaran pengadaannya dalam satu tahun, yaitu :
Small : anggaran <= USD 10.000.000
Medium : USD 10.000.000 < anggaran <= USD50.000.000
Large : Anggaran >= USD 50.000.000
Targetting :
Berkaitan dengan program pemerintah untuk menerapkan budaya ‘good corporate
governance’ di BUMN, maka target utama pelanggan e-Auction adalah BUMN-BUMN
besar, seperti Telkom, Garuda, Jasa Marga dll. Targetkan berikutnya adalah
perusahaan-perusahaan Minyak dan Gas dan juga institusi financial seperti Bank
Indonesia, Bank BNI dll.
Positioning :
Layanan e-Auction diposisikan sebagai layanan dengan coverage nasional dan
global yang dapat mengakomodasi berbagai macam jenis auction.
Differentiation :
Produk e-Auction mempunyai keunggulan yang membedakan layanannya dengan produk
sejenis, yaitu selain dapat melakukan forward dan reverse auction juga didukung
dengan 8 jenis auction (Yankee, English, English (No Ties), Open, Sealed,
Dynamic Sealed, Dutch, Multi Variable Bidding). Jumlah variable yang dapat
diakomodasi tidak terbatas (unlimited)
Sumber : http://mandorkawat2009.wordpress.com/2009/10/10/peranan-e-auction-dalam-pelelangan-barang-dan-atau-jasa/
Rabu, 17 Oktober 2012
Pengertian Dan Cara Kerja Flasdisk Pada Sistem
Pengertian dan Komponen Flasdisk.
Flashdisk sering
disebut sebagai USB Drive, Pen Drive, Pocket Drive, atau microdisk. Yaitu
Perangkat Penyimpanan data yang terdiri dari memori flash dengan terintegrasi
interface Unviersal Serial Bus (USB). Di dalam perangkat ini, tertanam
controller dan memori penyimpan data yang bersifat non – volatile alias tidak
akan hilang meskipun tidak terdapat daya listrik. Komponen flashdisk lebih
sederhana dan relative lebih sedikit dibandingkan dengan hardisk . Beratnya pun
semakin ringan , yaitu kurang dari 30gr . Hal ini disebabkan karena flashdisk
tidak memerlukan piringan, motor, atau part lain yang berkerja secara mekanik.
Umur flashdisk saat ini berkisar 10 tahun (masa pemakaian normal).
Kapasitas penyimpanan UFD sebesar 2 terabyte telah
direncanakan untuk diciptakan. Pada beberapa UFD memungkinkan dapat menulis /
menghapus sampai 100.000 siklus ini tergantung pada jenis dari chip memori yang
digunakan dan dapat menyimpan selama 10 tahun. USB flash drive yang sering
digunakan untuk tujuan yang sama dengan disket atau CD-ROM. UFD lebih kecil,
lebih cepat,memiliki kapasitas lebih besar dan lebih tahan lama. USB Flash
drive menggunakan USB mass storage standar, didukung oleh sistem operasi
modern, seperti Linux , Mac OS X , Windows , dan Unix. USB drive dengan
dukungan USB 2.0 port dapat menyimpan lebih banyak data dan mentransfer data
yang lebih cepat dibandingkan disk drive optik lainnya seperti CD-RW atau
DVD-RW drive dan dapat dibaca oleh sistem lain seperti Xbox 360 , PlayStation 3
, pemutar DVD dan dalam beberapa ponsel smartphone. Sebaiknya flashdisk pada system
operasi Windows Me/2000/XP menyarankan pelepasan flashdisk dengan cara yang
aman (Safe Removal). Hal ini untuk menghindari data yang masih tersisa dan
belum tertulis dari memori cache ke flashdisk. Pencabutan flashdisk secara
mendadak dapat mengakibatkan data yang belum selesai ditulis menjadi rusak.
Memutus koneksi dengan cara aman akan memperpanjang umur flashdisk karena
hubungan baca/tulis antara komputer dan flashdisk diamankan terlebih dulu dan
hubungan listrik singkat (yang dapat merusak komponen flashdisk) dapat dicegah.
Komponen Flasdisk
1. Konektor USB
2. Perangkat Pengontrol Penyimpanan
3. Poin Tes (Titik-titik Percobaan)
4. Chip Flash Memory
5. Oscillator Kristal
6. Lampu Indikator
7. Write-Protect Switch
8. Ruang untuk Flash memory ke 2
2. Perangkat Pengontrol Penyimpanan
3. Poin Tes (Titik-titik Percobaan)
4. Chip Flash Memory
5. Oscillator Kristal
6. Lampu Indikator
7. Write-Protect Switch
8. Ruang untuk Flash memory ke 2
Cara Kerja
Flasdisk :
1) Konektor berfungsi untuk menghubungkan peripheral yang terdapat dalam
flash disk ke port USB untuk kemudian di akses oleh SO.
2) Pengontrol penyimpanan memory berfungsi mengontrol dan menyediakan penghubung ke alat Flash disk yang bertugas menjaga kesetabilan perangkat. Pengontrol berisi suatu RISC mikro prosesor berukuran kecil dan hampir sama pada RAM.
3) Lalu Point test ini berkerja selama perangkat mengecek dan mengirimkan kode ke microprocessor
4) Setelah kita membuat suatu file dan menyimpannya di flash disk maka bagian ini adalah tempat menyimpan datanya, biasanya juga digunakan di dalam kamera digital.
5) Perangkat ini menghasilkan 12 MHZ sinyal dari perangkat utama dan mengendalikan keluaran data perangkat sampai sebuah tahap penguncian..
6) Lampu indikator berfungsi untuk menandai adanya transfer data atau adanya data yang dibaca dan data yang ditulis.
7) Menandai apakah perangkat ada di dalam mode “write protection” atau tidak.
8) Ruang kosong disediakan untuk tambahan satu flash memory, dan dapat digunakan untuk menyimpan data lebih banyak lagi sesuai dengan kebutuhan.
2) Pengontrol penyimpanan memory berfungsi mengontrol dan menyediakan penghubung ke alat Flash disk yang bertugas menjaga kesetabilan perangkat. Pengontrol berisi suatu RISC mikro prosesor berukuran kecil dan hampir sama pada RAM.
3) Lalu Point test ini berkerja selama perangkat mengecek dan mengirimkan kode ke microprocessor
4) Setelah kita membuat suatu file dan menyimpannya di flash disk maka bagian ini adalah tempat menyimpan datanya, biasanya juga digunakan di dalam kamera digital.
5) Perangkat ini menghasilkan 12 MHZ sinyal dari perangkat utama dan mengendalikan keluaran data perangkat sampai sebuah tahap penguncian..
6) Lampu indikator berfungsi untuk menandai adanya transfer data atau adanya data yang dibaca dan data yang ditulis.
7) Menandai apakah perangkat ada di dalam mode “write protection” atau tidak.
8) Ruang kosong disediakan untuk tambahan satu flash memory, dan dapat digunakan untuk menyimpan data lebih banyak lagi sesuai dengan kebutuhan.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)


